Diberdayakan oleh Blogger.
 
 
Kamis, 29 Desember 2011

Beredarlah dalam doa dan rokaat

suatu sore batu karang sedang memandangi matahari terbenam. merasa di perhatikan matahari pun bertanya pada batu.
matahari : ada apa batu? (tanya matahari)

batu : tak ada apa-apa. (jawab batu tanpa semangat) mana mungkin ada apa-apa dalam hidupku kalau aq tak melakukan apa-apa, aq selalu terpaku disini tak pernah bergerak. bukan kah ada asap berarti ada bara bro. sedangkan aq g punya bara mana mungkin ada asap?

matahari : memang benar sodaraku yang kau bisa hanyala bicara padaku sedangkan bicara itu tak ada gunanya sedangkan tanpa tindakan. berdoalah sodaraku agar kiamat segera menjemput kita bersama.

bergerak lah kau di bumi allah karna kau diciptakan untuk beredar, bukan hanya bulan matahari dan bintang yang beredar tapi sadarkah kau juga harus beredar mencapai 360'mu yang sejati menengadakan tangan berharap kasihnya dan karunia pertolongan yang takan ada yang dapat dicelakakan tanpa hendaknya
dan ingatlah bagi orang2 yang beruntung bagi yang berfikir dan bencana bagi orang yang tak memiliki sadar hati bahwa Allah telah memberikan keringanan yang tak di berikan pada batu. meski kau tak sangup menantang kau bisa bersujut, dan kau pun masih bisa beristirahat dan berjuma denganya dalam ikatan dan kewajiban perjumpaan usaha mendekat padanya
dan berlindung pada cahyanya....
Senin, 26 Desember 2011

My Revenge to My Sosiality

dendamku....
ku bunuh kau demi cinta..
ku siksa kau demi kasih sayang..
ku hantui kau demi kebahagiaan..

tapi bukan aku....

ku buang mukaku demi dendam ku... (nyata)
ku cium kemaluanku demi dendam ku... (kiasan)
ku jilat air liurku demi dendam ku... (nyata)
ku makan hatiku demi dendam ku... (kiasan)
apa yang kau lakukan untuk dendammu?

faktanya:
kubuang mukaku berarti ku tipu semua orang dengan kedok palsuku....
ku cium kemaluan ku berarti kulakuan apa yang kau angap aneh dan tak mungkin... (benar2 ku usahakan itu untuk menjadi berbeda)....
ku kujilat air liurku untuk menipu kalian semua dengan tindakkanku agar lebih sempurnah tipu muslihatku.....
ku makan hatiku berarti ku lanyapkan segalahal nafsu yang betentangan dengan segalahal dalam dendamu....

(karya: joker bukan blue vivaldy)
Selasa, 20 Desember 2011

"OPERA HATI"

apa yang sebenarnya yang terjai?
setan kah yang kita butuhkan?
malaikat kah yang kita butuhkan?
haruskah kujejaki bara api? (yangkan menghanguskan hati)
haruskah kususuri sungai nil? (yangkan menegelamkan fikiran)
Dalam hati gemuruh gemericik suara pergeseran hati
Sedangkan nurani meneriaki fikiran-fikiran ku agar mempertahankan kekuatan lama, kepercayaan akan ketuhanan.
Mencoba menela’a maksut setan. Membuka pengetahuan dalam akan dirinya dan diri ku menarik benang peng hubung antara sebab dan akibat (aku sebab setan akibat)
Persodaraan yang terjalin akan kebutuhan mendasar yang telah di ciptakan oleh allah SWT.
Kehidupan bukan sebuah kebetulan takdirbukan sebuah kata-kata terpisah melainkan sebuah buku yang berseri dan hari merupakan huruf-huruf pembentuk kisah penderitahan,kebahagiaan,usaha,putusasa,cinta,benci,lawan,kawan,hati dan fikiran
Akankah ku bangun neraka dalam hati/surga dalam kasihsayangnya?
Bila ku perjuangkan hati maka aku harus hidup seribuh taun lagi dan tetap didunia tempat kerja setan.
Haruskah ku binasahkan setan putra penghianatan ayah dari dosa ibu dari maksiat raja penipuan pangeran kebencian penguasa hati manusiawi? Dengan menghilangkan sumber kehidupan mereka yaitu hati nurani
Tapi kenapa kah kita harus meneruskan perjuangan melawan mereka bila kita dapat membunuh dengan muda yang namanya fikiran dan nurani?

Sebenarnya apakah yang kan dia katakan dan apakah maksut dari perkataanya?
"gubahan kahlil gibran"
(dia hidup abadi dalam hati manusia dia di takdirkan mengoda iman takan mati dengan carah mua selain dengan hancurnya kehidupan mangsanya)  hokum rantai makanan…. Pemahaman sederhana atas kasih sayang allah akan manusia beriman
Minggu, 11 Desember 2011

Blue In Love (akhir cinta kepedihan)

Gemericik air turun dari pelupuk hati sang langit meramaikan alam sadar rerimbunan. menemani hati yang terasuh sepih pengat jiwa yang mendalami fikiran fanah dan lubang nurani yang tak berdasar , tak ada batas bagi kasih dan sayang untuk jiwa yang terbalut tanah yang sama. takada titik awal di mana sebuah garis bermula, tak ada akhir bagi garis cinta tuk terputus selama pena mngoreskan tintanya di atas kertas kehidupan menceritakan takir berbait dan berparagraf yang telah terlampaui.
gengaman erat dalam peluk jari jemari kubimbing sang hati menjelajahi rasaku. tatapan tajam menusuk perlahan-lahan menyusupkan kait antar kita.
di saat kau menjauh rasa sakit menyertai daging dan kulit yang terangkat menuju dirimu, membuat ku harus merangkaknmendekat menghindari sakit dan pengelihatanmu, mengucur deras tanda mengangah lukah karna langkah menjauh mu. tertekan dan terpekik jerit rintih menghindari kecurigaan mu. memberikan topeng yang terhormat untuk menutupi hancur remuk pendar jiwa mulia lelaki
Sabtu, 10 Desember 2011

Blue In Love (pesimistis pecinta sejati)

Apa yang harus aku lakukan?
untuk memulai usahaku untuk mendapatkan hatinya
aku takut pada keadaan ku
aku takut pada alasan (alasan kenapa dia harus menyukaiku?) untuk membalas cinta suciku

apa yang harus aq lakukan?
untuk menyakinkan nya
untuk menarik perhatianya
aku tak tahan akan diriku yang lemah dan tak melakukan apa-apa karna aku tak tau harus melakukan apa?

aku tak yakin akan takdirku
aku tak yakin akan hatiku
aku tak yakin akan kemampuanku
aku tak yakin akan kesetiaan ku
aku harus seperti apa?melakukan apa?bersikap bagaimana?

keluarga, sangupkah aku membangun keluarga inda bersamanya?
kutukan,sangupkah aku menghilangkan apa yang tak berkenan?

apa yang mampu ku berikan?
apa yang akan ku tunjukan padanya?
mampukah cinta tulusku memenuhi hatinya sehinga tak ada lagi celah bagi kesedihan hingap di hatinya?

aku bukan makhluk yang memiliki
haruskah kutunjukan gubuk reotku? pada putri cinta?
(aku akan merasa bersalah bila dia harus berkorban untuk tingal di atap ku bersama anak-anak kami)
pantaskah berengsek seperti ku mengayomi dan menteladani cinta-cinta kecilku?
mungkinkah dia mencintai orang yang akan menyiksa dirinya dan putraputrinya? karna ketidak mampuannya?
(bahagiakanlah dia atau mati)

Updates Via E-Mail

Labels