Diberdayakan oleh Blogger.
 
 
Jumat, 17 Februari 2017

Hujan dan lagu

Time machine is complete
Ah...  Di samping gerimis tipis dengan Si Ugly Si Lonely Si Let's go party he... Fikiran melayang ke waktu itu waktu dimana fikiranku terpenjara di satu tempat dimana setiap sisi dinding nya hanya terpajang 1 wajah dengan berbagai sudut dan berbagai gaya.  Mungkin terbaca sebagai penyiksaan dan penderitaan tapi nyatanya bukan begitu bukan itu yang ku rasa kan namun hanya rasa rasa rasa syukur aku bisa melihatnya dan mengingat ingat nya. Karna aku blum tau apakah aku ini akan bisa seatap dengan dia lagi. Meski sekarang aku berhasi melegakan diri karena kepastian aku takan bisa seatap lagi, rasa usaha sudah tak terasa lagi membuatku muak untuk mengunyahnya lagi dan lagi. Mungkin juga karna semua cara normal tak lagi normal bagiku untuk Mendekatinya Lagi.

Rabu, 06 Juni 2012

First

Berdiri di antara pintu-pintu yang terbuka. Namun ada 1 buah pintu kayu tua yang masih tertutup, terdapat ukiran tulisan indah yang mulai rusak termakan waktu. Agak sulit membacanya sebagai (LAHIR),
Kamis, 03 Mei 2012

dunia itu milik-ku dalam tulisanku.

mensilahkan kaki diatas baja menikmati sedikit cahya menisuk mata, menekan2 sebuah kata membentuk paragraf dalam tengah waktu. memutar suatu cairan untuk di peras memimpikan suatu kehangatan, mencari peluang untuk esbuah "WAH" berusaha dengan keras mencapai hormat, bercermin di hadapan air jatuh hanya memantulkan cahya yang lama tak nampak di kala hujan redah, menanti angin menghembuskan perubahannya. lepas siang terbit sore mengelepar dalam peluh lekat tanpa nafas alam menyapu kulit terasa gersang dalam dahaga. merapat pada sebuah pandangan mengiyakan segala keliaran, menjelajah hutan tak begitu lebat namuntetap tersesat dalam perasangkah. (my life, your life?)
Kamis, 05 April 2012

sombong

setiap manusia memeiliki kelebihan tapi pantaskah sebuah anugrahini kita sombongkan.
hidup ini adalah sesuatu yang pada akhirnya harus kita pertangung jawabkan begitu juga dengan sikap kita atas sebuah anugrah atau bencana yang kita dapat.
tak sepatutnya kita menjadi tongkosong yang nyaring bunyinya.
karna pasti ada yang lebih hebat dari kita semua.
Selasa, 07 Februari 2012

APOCALYPTICA Apocalyptica adalah Symphonic Heavy Metal / Neo-Classical Metal band dari Helsinki, Finlandia, yang dibentuk pada tahun 1993. Apocalyptica terdiri dari 3 pemain cello yang terlatih dan drummer. Musik Apocalyptica memiliki unsur-unsur dari musik klasik, Neo-Classical Metal, Symphonic Metal dan Thrash Metal. Apocalyptica memulai karir pada tahun 1993 dengan memainkan cover Metallica. Tetapi begitu konsep tersebut menjadi populer, Apocalyptica menulis karya-karya asli mereka sendiri dengan mempertahankan pengaruh Thrash Metal pada album "Inquisition Symphony" dan "Cult". Sejak album "Reflections", Apocalyptica telah menambahkan drum untuk rekaman dan pertunjukan live. Apocalyptica tampil sekitar 1000 konser selama karir di 50 negara. Apocalyptica menghasilkan 6 album studio, 3 album kompilasi, 13 single, 3 album DVD dan 19 video musik. Album Apocalyptica telah terjual lebih dari tiga juta album. Anggota : Eicca Toppinen – Cello (1993–Sekarang) Paavo Lötjönen – Cello (1993–Sekarang) Perttu Kivilaakso – Cello (1999–Sekarang) Mikko Sirén – Drum (2003–Sekarang) Mantan Anggota : Antero Manninen – Cello (1993–1999) Max Lilja – Cello (1993–2002) Dave Lombardo - Drum (2003-2004) Diskografi : Plays Metallica by Four Cellos (1996) Inquisition Sy

APOCALYPTICA

Apocalyptica adalah Symphonic Heavy Metal / Neo-Classical Metal band dari Helsinki, Finlandia, yang dibentuk pada tahun 1993.

Apocalyptica terdiri dari 3 pemain cello yang terlatih dan drummer. Musik Apocalyptica memiliki unsur-unsur dari musik klasik, Neo-Classical Metal, Symphonic Metal dan Thrash Metal.

Apocalyptica memulai karir pada tahun 1993 dengan memainkan cover Metallica. Tetapi begitu konsep tersebut menjadi populer, Apocalyptica menulis karya-karya asli mereka sendiri dengan mempertahankan pengaruh Thrash Metal pada album "Inquisition Symphony" dan "Cult".

Sejak album "Reflections", Apocalyptica telah menambahkan drum untuk rekaman dan pertunjukan live.

Apocalyptica tampil sekitar 1000 konser selama karir di 50 negara. Apocalyptica menghasilkan 6 album studio, 3 album kompilasi, 13 single, 3 album DVD dan 19 video musik. Album Apocalyptica telah terjual lebih dari tiga juta album.

Anggota :
Eicca Toppinen – Cello (1993–Sekarang)
Paavo Lötjönen – Cello (1993–Sekarang)
Perttu Kivilaakso – Cello (1999–Sekarang)
Mikko Sirén – Drum (2003–Sekarang)

Mantan Anggota :
Antero Manninen – Cello (1993–1999)
Max Lilja – Cello (1993–2002)
Dave Lombardo - Drum (2003-2004)

Diskografi :
Plays Metallica by Four Cellos (1996)
Inquisition Symphony (1998)
Cult (2000)
Best of Apocalyptica (2002)
Reflections (2003)
Apocalyptica (2005)
Amplified // A Decade of Reinventing the Cello (2006)
Worlds Collide (2007)
7th Symphony (2010)
Jumat, 20 Januari 2012

Mengenang Ayah yang Hampir Kulupakan

sehari setelah kemarahan ayahku karna kenakalanku (tidak pernah masuk kelas waktu pelajaran+pulang lebih dahulu sebelum pulang sekolah) hinga aku dilarang sekolah lagi oleh ayahku dan membakar tas dan semua buku pelajaranku, aku yang sedang bemain tanah di samping rumah sendirian di hampiri ayahku. dan ayah berkata:
Ayah : ven kenapa kamu kemaren pulang sekolah, lalu kenapa sih kamu kok bermain sendiri terus kenapa tidak ke kampung dan main sama teman-temanmu? "mungkin ayah dulu merasa aneh dengan anaknya yang selalu bermain sendirian takpernah bermain dengan temannya yang lain"

aku pun hanya mengelengkan kepala... untuk menjawab pertanyaan ayah yang sedikit ku mengerti. waktu itu

Ayah:haaa... (hanya menghelanafas melihatku. dan dia melanjutkan perkataannya) kamu jangan jadi anak nakal biar kamu punya banyak teman. kalok kamu nakal kamu tidak akan punya teman terus...

mungkin kalau waktu itu umurku sudah dewasa aku akan bilang "ayah tak tau kesulitanku dengan mereka... mereka mendekatiku hanya untuk mengejeku sebagai anak aneh,gila dll aku ngak mau mendekati atau didekati mereka kalau hanya untuk di ejek dan di olok-olok"

tapi waktu itu aku hanya bisa meneteskan airmata.

lalu ayah ku memangku ku dan berkata kamu itu anak ayah yang istimewa... ayah yakin kalau kamu sekarang tidak bisa bicara lancar seperti anak-anak yang lain tapi kamu nanti akan mengalahkan apa yang mereka katakan sekarang... (kurasakan ada sesuatu yang membasahi kepalaku dan suara ayah sedikit tak jelas dan kurasakan dagu ayah bergetar di saat mengucapkan kalimat-kalimat tadi) kamu jangan menjauhi mereka dan jangan berharap mereka mendatangi dirimu, ayah yakin mereka hanya tidak mengenalmu. dan apa bila mereka sudah mengenalmu mereka akan menyayangimu karna kamu itu istimewa dan tak ada yang menyamaimu di dunia ini. ayah pun masih disini dan akana tetap di sampingmu membimbingmu hinga dewasa dan akan kucoba untuk mengajarimu meski ayah bukan lah guru yang baik. (ayah pun mengangkat kepalanya dan menunduk kembali untuk melihat wajah anaknya dan menghapus airmata dari pipi kecilnya) ayah yakin kalau kamu tak memiliki teman disini kamu masih memiliki teman disini (memegang dadaku) di sini (mengusap dahiku) dan disana (menunjuk ke tempat yang luas dan menyusrinya dengan jemarinya yang besar) dan memeluku lagi lebih erat. (waktu itu aku tak tau apa maksut ayak yang menunjuk pematang sawa dan hamparan padi, mungkinkah aku berteman dengan pematang sawah dan padi? bagaimanah kah bisa "dalam benaku")

dan kini aku tau ayah... apa yang kau maksut dan, ayah kini aku sudah membuktikan apa yang ayah katakan tapi kenapa ayah tak membuktikan janji ayah yang akan menemaniku dan membimbingku hinga dewasa. apakah ayah tak menyayangi anakmu ini yang sudah bisa bicara. Ayah aku tak BISU, aku bisa bicara sekarang... dan kau sudah memiliki teman bahkan keluarga.... lihatlah aku sudah tumbuh menjadi remaja yang akan dewasa. dan lihatlah aku yang hampirsaja melupaknmu. melupakn jasa baikmu yang menjadikan ku sebagai BLUE VIVALDY. denagan ajaranmu. kau guruku kehidupan hanyanyalah petugas penguji terhadap pelajaranmu...

delapan tahun ayah sudah meningalkan ku....dan aku berjanji ayah, akanku bahagiakan wanita yang sangat kau cintai dan wanita yang telah mengasuhku dengan perjuangan selama ini.... beserta adik-adiku
Kamis, 29 Desember 2011

Beredarlah dalam doa dan rokaat

suatu sore batu karang sedang memandangi matahari terbenam. merasa di perhatikan matahari pun bertanya pada batu.
matahari : ada apa batu? (tanya matahari)

batu : tak ada apa-apa. (jawab batu tanpa semangat) mana mungkin ada apa-apa dalam hidupku kalau aq tak melakukan apa-apa, aq selalu terpaku disini tak pernah bergerak. bukan kah ada asap berarti ada bara bro. sedangkan aq g punya bara mana mungkin ada asap?

matahari : memang benar sodaraku yang kau bisa hanyala bicara padaku sedangkan bicara itu tak ada gunanya sedangkan tanpa tindakan. berdoalah sodaraku agar kiamat segera menjemput kita bersama.

bergerak lah kau di bumi allah karna kau diciptakan untuk beredar, bukan hanya bulan matahari dan bintang yang beredar tapi sadarkah kau juga harus beredar mencapai 360'mu yang sejati menengadakan tangan berharap kasihnya dan karunia pertolongan yang takan ada yang dapat dicelakakan tanpa hendaknya
dan ingatlah bagi orang2 yang beruntung bagi yang berfikir dan bencana bagi orang yang tak memiliki sadar hati bahwa Allah telah memberikan keringanan yang tak di berikan pada batu. meski kau tak sangup menantang kau bisa bersujut, dan kau pun masih bisa beristirahat dan berjuma denganya dalam ikatan dan kewajiban perjumpaan usaha mendekat padanya
dan berlindung pada cahyanya....

Updates Via E-Mail

Labels